Catatan Redaksi

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita, anda dapat juga mengirimkan artikel atau berita sanggahan dan koreksi kepada redaksi kami, sebagaimana diatur dalam pasal 1 ayat (11 dan 12) undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email Redaksi atau Hubungi No telpon tercantum di bok redaksi

Iklan Disini

Breaking News

Tegas! “Tidak Ada Tempat Bagi Polisi Narkoba”, Kapolri Perintahkan Tes Urine Serentak Nasional

JAKARTA – Dengan semboyan tegas, “Tidak Ada Tempat Bagi Polisi Narkoba!”, Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan instruksi mutlak agar seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia melaksanakan tes urine serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Langkah strategis ini diambil sebagai respons keras atas masih ditemukannya oknum anggota Polri yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Kapolri menegaskan bahwa integritas institusi adalah harga mati dan tidak boleh ternodai oleh perilaku menyimpang.

> “Institusi Polri harus bersih dari narkoba. Kita tidak bisa menegakkan hukum dengan tegas jika di dalam tubuh sendiri masih ada pelanggaran. Tidak ada kompromi, tidak ada toleransi. Siapa pun yang terbukti terlibat, akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Instruksi tersebut ditegaskan kembali oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko, yang memastikan pelaksanaan tes urine akan diawasi secara berlapis, mulai dari Mabes Polri hingga ke tingkat satuan kewilayahan paling bawah.

Dengan nada tegas dan penuh integritas, Brigjen Trunoyudo menyampaikan:

> “Atas arahan langsung Bapak Kapolri, kami tegaskan: TIDAK ADA TEMPAT BAGI POLISI YANG TERLIBAT NARKOBA DI DALAM INSTITUSI POLRI. Tes urine serentak akan dilakukan kepada seluruh anggota tanpa terkecuali. Prosesnya diawasi melalui mekanisme pengawasan berlapis untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas penuh. Tidak ada ruang untuk manipulasi atau kecurangan.”



Lebih lanjut, Brigjen Trunoyudo menjelaskan bahwa kebijakan ini selaras dengan komitmen nasional dalam pemberantasan narkoba serta menjadi bagian dari penguatan reformasi internal Polri.

> “Integritas adalah fondasi utama kepercayaan publik. Institusi yang bersih akan mampu menjalankan tugasnya secara profesional dan bermartabat. Kami ingin memastikan Polri berdiri di garis terdepan dalam perang melawan narkoba, dimulai dari pembenahan internal,” ujarnya.



Instruksi tegas Kapolri ini diharapkan menjadi efek kejut sekaligus efek jera bagi seluruh personel, memperkuat sistem pengawasan internal, dan memperkokoh posisi Polri sebagai garda terdepan dalam perang nasional memberantas peredaran serta penyalahgunaan narkotika yang merusak masa depan generasi muda Indonesia.

Dengan komitmen yang jelas dan langkah konkret, Polri menegaskan satu pesan kuat kepada publik: institusi ini tidak akan memberi ruang bagi pengkhianat seragam.

Report: Sudirlam
© Copyright 2022 - Radar007