Catatan Redaksi

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita, anda dapat juga mengirimkan artikel atau berita sanggahan dan koreksi kepada redaksi kami, sebagaimana diatur dalam pasal 1 ayat (11 dan 12) undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email Redaksi atau Hubungi No telpon tercantum di bok redaksi

Iklan Disini

Breaking News

Prof. Reda Manthovani melalui Kapuspenkum Anang SupriatnaGaungkan Budaya Integritas JAM Intel, Tegaskan Komitmen Raih Predikat WBBM



Jakarta – Prof. Dr. Reda Manthovani selaku Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) memimpin Apel Integritas Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di lingkungan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM INTEL), Rabu (18/2/2026), di Aula Lantai 22 Gedung Utama Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Siaran Pers Nomor: PR – 064/021/K.3/Kph.3/02/2026 yang disampaikan melalui Anang Supriatna selaku Kepala Pusat Penerangan Hukum menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam membangun budaya integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan institusi.

Dalam amanatnya, Jamintel menekankan bahwa Apel Integritas bukan sekadar seremoni penandatanganan Pakta Integritas atau Komitmen Bersama, melainkan instruksi moral dan profesional bagi seluruh jajaran untuk membudayakan nilai-nilai integritas dalam setiap lini tugas.

> “Apel Integritas ini bukan kegiatan simbolik semata. Ini adalah penegasan komitmen bahwa birokrasi di lingkungan JAM Intel harus berjalan efisien, bebas korupsi, dan berorientasi pelayanan. Integritas harus menjadi karakter, bukan sekadar slogan,” tegas Prof. Reda Manthovani.

Ia menggarisbawahi dua poin utama yang wajib diaktualisasikan dalam rutinitas pekerjaan, yakni menjaga integritas dan mengedepankan prinsip pelayanan. Menurutnya, prestasi Kejaksaan dalam mendukung program prioritas pemerintah, termasuk ASTA CITA, harus terus dijaga melalui disiplin, profesionalitas, dan etika kerja.

> “Budaya integritas dimulai dari hal sederhana: mengutamakan kewajiban dibandingkan hak, bekerja tepat waktu, dan saling mengingatkan untuk menjauhi penyimpangan. Jika itu menjadi budaya, maka predikat WBBM bukan sekadar target, melainkan konsekuensi logis dari kerja bersih dan melayani,” ujarnya dengan tegas.

Intelijen Tetap Berorientasi Pelayanan

Jamintel menjelaskan, meskipun bidang intelijen tidak memberikan pelayanan publik secara langsung seperti instansi administratif lainnya, orientasi pelayanan tetap menjadi misi utama dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBBM.

Fungsi Penyelidikan, Pengamanan, dan Penggalangan (LIDPAMGAL) menjadi instrumen strategis untuk memastikan kelancaran tugas seluruh bidang, mulai dari Pembinaan, Pidana Umum, Pidana Khusus, Pidana Militer, Perdata dan Tata Usaha Negara, hingga Pemulihan Aset dan Pengawasan.

Sebagai output konkret, Jamintel mendorong penyusunan hasil Perkiraan Keadaan (KIRKA) yang berkualitas dan komprehensif.

> “KIRKA adalah produk strategis intelijen yang menjadi dasar pengambilan kebijakan. Hasil analisis yang tajam dan objektif akan melahirkan kebijakan yang tepat dan dapat dijalankan tanpa hambatan. Di sinilah peran intelijen menjadi sangat krusial,” imbuhnya.

Penegasan Puspenkum: Integritas Adalah Fondasi Kepercayaan Publik

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Hukum, Anang Supriatna, menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar upaya administratif untuk meraih predikat, tetapi wujud tanggung jawab moral institusi terhadap publik.

> “Integritas adalah fondasi utama kepercayaan masyarakat kepada Kejaksaan. Kami memastikan setiap program reformasi birokrasi berjalan konsisten, terukur, dan akuntabel. Predikat WBBM harus lahir dari sistem yang bersih, transparan, dan profesional,” tegas Anang Supriatna.

Ia juga menambahkan bahwa komitmen integritas harus dijaga secara kolektif dan berkesinambungan agar Kejaksaan semakin dipercaya sebagai institusi penegak hukum yang modern dan responsif terhadap kebutuhan bangsa.

Di akhir kegiatan, Jamintel mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas kinerja secara berkelanjutan dengan tetap menjaga semangat dan kebahagiaan dalam menjalankan tugas, sebagai bagian dari pengabdian kepada negara.

Report: Sudirlam
© Copyright 2022 - Radar007