Catatan Redaksi

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita, anda dapat juga mengirimkan artikel atau berita sanggahan dan koreksi kepada redaksi kami, sebagaimana diatur dalam pasal 1 ayat (11 dan 12) undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email Redaksi atau Hubungi No telpon tercantum di bok redaksi

Iklan Disini

Breaking News

Penutupan Tim RAGA Polda Riau, Zahwani Pandra Arsyad Tegaskan Integritas dan Kesiapan 475 Personel Jaga Kamtibmas Secara Tegas dan Humanis



Pekanbaru – Polda Riau resmi menutup Pelatihan Tim RAGA Gelombang II Tahun Anggaran 2026 di Lapangan SPN Polda Riau, Sabtu (14/2/2026). Penutupan dipimpin Irwasda Polda Riau Kombes Pol Prabowo Santoso dan dihadiri KA SPN Polda Riau Kombes Pol Indra Duaman serta para Pejabat Utama.

Dalam momentum giat tersebut, Zahwani Pandra Arsyad selaku Kabid Humas Polda Riau menegaskan bahwa pelatihan Tim RAGA bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah strategis memperkuat kesiapan personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pelatihan berlangsung sejak 9 hingga 14 Februari 2026 dengan komposisi 30 persen teori dan 70 persen praktik. Materi meliputi sosialisasi KUHP, penggunaan kekuatan secara proporsional, teknik penangkapan, pertolongan pertama gawat darurat, hingga pertempuran jarak dekat.

Sebanyak 244 personel mengikuti gelombang kedua, melengkapi 231 personel pada gelombang pertama. Total 475 personel Tim RAGA kini telah terlatih dan siap diterjunkan di wilayah hukum Polda Riau.

Tegas, Profesional, dan Humanis

Kabid Humas menekankan bahwa pembentukan Tim RAGA merupakan respons konkret terhadap dinamika kamtibmas, mulai dari potensi kejahatan jalanan, kenakalan remaja, hingga premanisme.

> “Kehadiran Tim RAGA adalah bentuk nyata kehadiran negara. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga Riau merasa aman. Penindakan harus tegas, namun tetap mengedepankan profesionalisme, proporsionalitas, dan nilai kemanusiaan,” tegas Zahwani Pandra Arsyad.

Ia menambahkan bahwa menjelang bulan suci Ramadhan, kesiapsiagaan personel menjadi prioritas agar masyarakat dapat beraktivitas dan beribadah dengan rasa aman.

> “Integritas adalah harga mati. Tidak ada ruang bagi penyimpangan. Setiap anggota harus bekerja sesuai aturan hukum dan etika kepolisian. Ketegasan tidak boleh kehilangan sisi humanis,” ujarnya.

Ajak Masyarakat Berperan Aktif

Selain langkah preventif dan responsif Tim RAGA, masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Layanan darurat Kepolisian melalui call center 110 dapat diakses gratis selama 24 jam dan terintegrasi dengan jajaran Polda Riau.

> “Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Laporkan segera jika melihat potensi gangguan kamtibmas. Sinergi antara Polri dan masyarakat adalah kunci menjaga Riau tetap aman dan bermartabat,” pungkasnya.

Dengan semangat Melindungi Tuah, Menjaga Marwah, Polda Riau memastikan Tim RAGA menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.

Report: Sudirlam
© Copyright 2022 - Radar007