KUANTANSINGINGI – Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Sangau, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, menunjukkan progres signifikan. Hingga Kamis (12/2/2026), pengerjaan jembatan yang menjadi akses utama penyeberangan masyarakat itu telah mencapai 90 persen.
Proses pembangunan yang dimulai pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan rencana. Jembatan sepanjang 50 meter dan lebar 3,5 meter tersebut menjadi urat nadi mobilitas warga, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun kebutuhan sehari-hari.
Saat ini, pengerjaan telah memasuki tahap akhir, meliputi pengecatan tiang-tiang jembatan, pembongkaran papan jembatan lama, pemasangan dan pengelasan rangka, pemasangan plat lantai, hingga pengecoran atau semenisasi jalan di sekitar area jembatan.
Pembangunan ini melibatkan tiga warga setempat dan lima orang tukang, dengan dukungan peralatan seperti mesin las, palu, gerinda tangan, penggaris baja, sarung tangan, kuas, cat, dan linggis. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi aman dan terkendali.
Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat.
“Alhamdulillah, progres pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Sangau telah mencapai 90 persen. Ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi simbol sinergi dan gotong royong antara Polri dan masyarakat dalam membangun fasilitas yang aman, kokoh, dan bermanfaat jangka panjang,” tegas AKBP Hidayat Perdana.
Kapolres menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan agar setiap tahapan pekerjaan memenuhi standar konstruksi dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
“Kami tidak ingin sekadar selesai, tetapi harus benar-benar berkualitas. Infrastruktur yang dibangun harus memberi rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat. Polri harus hadir dengan kerja nyata, berintegritas, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujarnya dengan nada tegas dan humanis.
Ia juga berharap jembatan tersebut dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat Kuantan Mudik serta memperlancar arus transportasi warga.
“Jembatan ini adalah penghubung harapan. Ketika akses terbuka, ekonomi bergerak, pendidikan lancar, dan kesejahteraan meningkat. Itulah esensi Presisi—prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan,” pungkas Kapolres.
Dengan capaian progres 90 persen tersebut, masyarakat Desa Sangau kini semakin optimistis menanti peresmian dan difungsikannya Jembatan Merah Putih Presisi sebagai jalur penghubung yang aman, representatif, dan membanggakan.
Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi
Report: Sudirlam
Social Header
Catatan Redaksi
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita, anda dapat juga mengirimkan artikel atau berita sanggahan dan koreksi kepada redaksi kami, sebagaimana diatur dalam pasal 1 ayat (11 dan 12) undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email Redaksi atau Hubungi No telpon tercantum di bok redaksi
Link List
Iklan Disini