Kemuning, Indragiri Hilir – Komitmen Pemerintah Kecamatan Kemuning dalam mempromosikan potensi wisata alam kembali ditunjukkan melalui kegiatan Touring dan Trabas 86 yang secara resmi dibuka oleh Camat Kemuning, Hj. Nurliatin, S.E., M.H., di kawasan wisata Air Terjun 86, Desa Keritang Hulu, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, Senin (26/1/2026).
Kegiatan jelajah alam yang memadukan touring dan adventure ini diikuti lebih dari 200 unit sepeda motor dari berbagai daerah. Sejak pagi hari, ratusan peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara dengan suasana penuh semangat, kebersamaan, dan nuansa kekeluargaan.
Acara diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan penyampaian teknis oleh panitia melalui MC terkait rute touring yang melintasi jalur Simpang Petai, tata tertib kegiatan, titik kumpul, serta kesiapan tim pendamping dan pengamanan di lapangan. Meski kegiatan bersifat non-asuransi, panitia tetap menyiapkan mekanisme pengamanan serta bantuan bagi peserta yang mengalami kendala selama kegiatan berlangsung.
Puncak kegiatan ditandai dengan pembukaan resmi oleh Camat Kemuning Hj. Nurliatin, S.E., M.H., yang kemudian dilanjutkan doa bersama serta pelepasan peserta oleh unsur Forkopimcam dan Forkopimdes Kemuning.
Dalam sambutannya, Hj. Nurliatin menegaskan bahwa kegiatan touring dan trabas bukan hanya sekadar ajang penyaluran hobi otomotif, tetapi juga menjadi strategi efektif dalam memperkenalkan dan mempromosikan potensi wisata alam Kecamatan Kemuning, khususnya Air Terjun 86.
> “Kegiatan trabas atau jelajah alam ini merupakan strategi yang efektif untuk mempromosikan Air Terjun 86 di Desa Keritang Hulu. Dengan akses yang menantang sekitar 20 kilometer dari Selensen melalui jalan tanah, kegiatan ini justru menjadi daya tarik untuk memperkenalkan keindahan alam yang masih asri, flora dan fauna kawasan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh, serta kejernihan air terjun ini,” ujar Hj. Nurliatin.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk selalu mengedepankan keselamatan, menjaga kebersamaan, serta turut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan wisata.
> “Alam adalah titipan yang harus kita rawat bersama. Menikmati keindahan boleh, tetapi menjaga dan melestarikannya adalah kewajiban. Dari sinilah nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian itu tumbuh,” tambahnya dengan nada bijak.
Sementara itu, perwakilan Forkopimcam Kemuning menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan positif masyarakat yang bersifat rekreatif, edukatif, dan mampu membangun solidaritas sosial.
> “Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa hobi dan kedisiplinan bisa berjalan beriringan. Ketertiban, keselamatan, dan saling menghargai adalah kunci agar setiap kegiatan masyarakat memberi manfaat, bukan mudarat,” tegas perwakilan Forkopimcam.
Dukungan serupa juga disampaikan unsur Forkopimdes, yang menilai Touring dan Trabas 86 memberikan dampak positif bagi masyarakat desa, khususnya dalam menggerakkan ekonomi lokal serta memperkenalkan potensi wisata desa ke khalayak yang lebih luas.
> “Ketika masyarakat dilibatkan dan diberikan ruang untuk berkreasi secara positif, desa tidak hanya dikenal, tetapi juga tumbuh. Inilah esensi pembangunan berbasis kebersamaan dan kearifan lokal,” ungkap perwakilan pemerintah desa.
Ketua Panitia, Ibasri, berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan berkembang dengan dukungan berbagai pihak ke depan.
> “Kami percaya, kegiatan ini bukan sekadar event, tetapi wadah silaturahmi dan promosi daerah. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis Touring dan Trabas 86 bisa menjadi agenda besar yang membanggakan Kemuning,” ujar Ibasri.
Ia juga menyampaikan harapan agar ke depan kegiatan serupa mendapat dukungan lebih luas dari berbagai pihak.
> “Salam satu jalur, semangat kebersamaan. Dari Keritang Hulu, kita tunjukkan bahwa komunitas bisa bersatu untuk kemajuan daerah,” pungkasnya.
Usai kegiatan touring dan trabas, acara dilanjutkan dengan pengundian hadiah yang dilaksanakan di kawasan Air Terjun 86 sekitar pukul 15.00 WIB, sebelum seluruh peserta dibubarkan secara tertib.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan diharapkan dapat menjadi agenda rutin dalam mendukung pengembangan pariwisata alam Kecamatan Kemuning sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan komunitas.
Report: Sudirlam
Social Header
Catatan Redaksi
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita, anda dapat juga mengirimkan artikel atau berita sanggahan dan koreksi kepada redaksi kami, sebagaimana diatur dalam pasal 1 ayat (11 dan 12) undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email Redaksi atau Hubungi No telpon tercantum di bok redaksi
Link List
Iklan Disini